Assalamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh
Maha Suci Allah yang telah menciptakan makhluk-Nya berpasang-pasangan. Ya Allah semoga ridho-Mu tercurah mengiringi pernikahan kami.
Amalia Nur Fitriani
Anak ketiga dari Bapak Mahmud dan Ibu Untung Partinah
Pratu Fitran Ramadhan Malluka
Anak pertama dari Bapak Ismail Malluka dan Ibu Uya
Akad Nikah
Minggu, 23 Januari 2022
10.00 WIB
Lokasi / Tempat Acara:
Hotel Star Pontianak,
Jl. Gajah Mada No. 189
Resepsi
Acara diawali dengan tradisi sangkur pora
Minggu, 23 Januari 2022
14.00 - 18.00 WIB
Lokasi / Tempat Acara:
Hotel Star Pontianak,
Jl. Gajah Mada No. 189
Merupakan kehormatan serta kebahagiaan bagi kami sekeluarga apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir untuk memberikan doa restu kepada kedua mempelai.
Jazakumullah Khairan Katsiran
Wassalamuallaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Kami yang berbahagia,
Amel & Fitran
Beserta keluarga besar kedua mempelai
وَمِنۡ اٰيٰتِهٖۤ اَنۡ خَلَقَ لَكُمۡ مِّنۡ اَنۡفُسِكُمۡ اَزۡوَاجًا لِّتَسۡكُنُوۡۤا اِلَيۡهَا وَجَعَلَ بَيۡنَكُمۡ مَّوَدَّةً وَّرَحۡمَةً ؕ اِنَّ فِىۡ ذٰ لِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوۡمٍ يَّتَفَكَّرُوۡنَ “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”
QS Ar-Rum: 21
Memorable Moment
Our Story
Agustus 2018, awal pertama kami bertemu. Sama - sama punya pasangan dan hanya sekedar teman.
November 2018, kami mulai saling dekat karena hubungan kita sama - sama bubar.
Desember 2018, tepat tanggal 27 pukul 00.00. Dia mulai ungkapin perasaan, walaupun awalnya di terima karena untuk iseng - iseng. Ada pikiran yang paling "ah sebulan dua bulan juga paling bubar."
Tapi Allah berkata lain, setelah lika - liku perjalanan hubungan dari Desember 2018 - Oktober 2020. Timbul lah niat abang untuk ke jenjang yang lebih serius.
November 2020, tepat tanggal 29 pukul 10.00 dihadapan keluarga, kerabat, serta teman - teman yang lain nya. Abang melamar dengan kata - kata "Aku ingin melamarmu sebagai tempat pelabuhan terakhir di dunia dan akhirat ku." Geli sih, gak pernah - pernah ngomong romantis gitu, sekalinya mau romantis di depan orang ramai haha
Setelah lamaran, aku fikir bakalan tenang dari berbagai rintangan. Ternyata salah, emang bener kata orang - orang tua, "Cobaan di setiap orang mau nikah itu pasti ada. Tergantung dari diri kita sendiri mampu melewati atau gak."
Lika - liku yang panjang, rintangan yang banyak. Akhirnya sampai pada titik yang di tunggu - tunggu, "M E N I K A H"